Opinion & Journal

Alasan yang membuat kita iri dengan seseorang

Alasan yang membuat kita iri dengan seseorang

Kalian punya sahabat atau teman?

Atau apakah kalian punya orang-orang terdekat?

Pernah gak kalian merasa iri dengan mereka? Yup, pasti pernah donk. Iri sudah hal paling wajar sekali bagi kita, saya sendiri juga suka merasakan ada aura-aura cemburu terhadap teman-teman yang meras hebat dibanding yang lain. Seperti misalnya dia cerdas, punya teman banyak, bisa mengendarai mobil, dan lain sebagainya, well apakah pernah merasa iri dengan mereka?

Mungkin beberapa kita masih berada di tengah-tengah atau masih berada paling bawah, butuh perjuangan yang keras untuk mencapai titik puncak yang sangat baik, kita terus berlomba untuk bersaing dengan mereka untuk menjadi orang yang sangat sempurna. Seperti bersaing dalam ajang perlombaan demi menjadi pemenang atau bersaing kompetensi cerdas cermat, namun sayang sekali kita justru menjadi kecewa dan hampa ketika gagal bersaing atau gagal berjuang. Sedangkan mereka jadi lebih pintar sehingga dirinya menang, tak heran mereka kerap dipuji oleh orang lain karena kepintarannya.. Gak hanya pintar atau cerdas saja, bahkan mereka lebih sempurna dengan fisik cakep (body goals) yang sukses membuat orang-orang lain merasa iri.

Bagaimana dengan kita sendiri? beberapa kita masih punya banyak kekurangan yang harus menjadi pr besar, kita hanya bisa menonton aja dan sampai-sampai sering jadiin bahan ghibah atau malah nyinyir dengan diri sendiri maupun dengan mereka. Mungkinkah kita masih belum bersyukur? setiap kita pasti punya alasan tersendiri mengapa selalu merasa iri dengan seseorang atau orang-orang terdekat.

Yang pertama, kita menganggap kalau seseorang jauh lebih sempurna dan punya banyak kelebihan. Banyak yang merasa kita menganggap kalau dirinya punya banyak kekurangan atau kelemahan yang sulit untuk diubah, susah sekali untuk menerapkan pola hidup sehat dan butuh proses yang panjang untuk melakukan masalah ini. Sedangkan kita sering menganggap bahwa mereka justru punya banyak kelebihan dan keistimewaan yang dimiliki sehingga gak ada tandingannya, pernyataan ini belum tentu benar. Semua orang punya kelebihan dan kekurangan sendiri yang dimilikinya, kita gak sendiri aja kok karena masih banyak orang lain yang juga sama-sama punya beberapa kekurangan yang jarang diketahui orang lain dan kita sendiri, tetapi kekurangan mereka justru bakal tahu kok jika mengungkapkannya di depan orang lain atau kita.

Yang kedua, menganggap mereka lebih bahagia. Sering banget nih kalau kita berpikir bahwa mereka cenderung punya pengalaman masa yang lebih bahagia dan disegani oleh orang lain, tetapi belum tentu mereka punya momen bahagia. Ternyata mereka juga punya pengalaman masa lalu yang pilu dan sama seprti kita, hanya saja kita tidak tahu dengan pengalaman masa lalu dibalik mereka.

Yang ketiga, sering merasa mebandingkan diri. Pernah gak sih suka membandingkan diri dengan seseorang yang jauh lebih istimewa? pastinya donk, masalah ini kerap terjadi dialami oleh kita maupun orang lain atau netizen di sosial media. Sudah wajar sekali kalau kita dan orang lain juga sangat iri dengan seseorang yang sangat pintar atau punya fisik body goals, jangkan suka membandingkan diri dengan mereka, kita aja juga sering dibanding-bandingkan dengan seseorang yang istimewa oleh orang lain.

Itu dia beberapa alasan mengapa kita cenderung iri dengan seseorang yang mempunyai keistimewaan sendiri, 3 alasan ini adalah hal yang berdasarkan dialami oleh orang lain maupun kita sendiri. Jangan bersedih dan merasa minder terhadap diri sendiri ya, kita juga bisa menjadi orang yang sempurna seperti mereka dengan cara mengubah pola hidup atau lakukan skill-skill yang kita sukai dan tetap konsisten sesuai passionnya ya. Kita juga gak mau kalah kok punya kemampuan apa yang dimiliki, asalkan berbentuk positif yang bisa digunakan dengan hal-hal yang baik.

Apakah kalian sudah berhenti iri dengan seseorang atau orang terdekatmu?

By Alya Putri

Seorang mahasiswa yang menyukai dunia kepenulisan

1 comment

  1. Dari kecil aku sering iri karna mungkin aku terlalu baperan haha tapi setelah dewasa ya aku dah terbiasa jadinya ya menganggap hal kaya iri gtu dah lah ga ngurusin iri-irian lagi gtu, mending kerjain dan syukurin apa yang sedang di hadapanku saat ini aja gtu hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *