Opinion & Journal

Antara Overthinking dan Insecure

Antara Overthinking dan Insecure

Memasuki usia 20-an dimana saat ini kamu sudah beranjak masa kedewasaan. Di masa dewasa ini harus menjadi orang yang mandiri dan fokus mencari jati diri sendiri, bahkan mengejar karir impian dan pengalaman baru sudah hal umum sekali bagi usia 20-an karena kamulah yang menetukan jalan hidup sesuai tujuannya.

Di umur segini kamu juga harus mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi hari-hari yang selanjutnya dan untuk masa depan, sayangnya di umur 20 tahun keatas adalah masa paling rawan masalah mental seperti depresi, kecemasan, termasuk Overthinking dan Insecure. Kedua masalah ini sering kali dialami oleh semua orang termasuk mahasiswa, saya sendiri suka mengalami hal-hal yang tidak nyaman dengan lingkungannya yang sekarang termasuk lingkungan baru di kampus, bagi yang introvert mungkin merasa kesulitan di lingkungan baru yang ditempati dan berpikir bahwa dirinya masih malu bertemu dengan orang-orang baru.

Gak hanya di luar lingkungan kampus yang dialami oleh masasiswa aja kok, bahkan di kehidupan sehari-hari juga seperti begitu, misalnya selalu susah tidur karena terus memikirkan apa yang terjadi dengan besok atau terlalu banyak berpikir tentang kondisi diri sendiri baik masa lalu maupun masa depan nanti. Kamu pun juga suka berpikiran dua hal ini karena memori tidak bisa move on dari masa lalu dan merasa cemas dengan masa depan nanti.

Jika terlalu banyak overthinking terus menerus akan menyebabkan kamu merasa minder serta tidak nyaman di situasi yang sedang kamu tempati, bahkan bisa jadi merasa insecure terhadap dirinya sendiri sampai menimbulkan masalah mental seperti cemas dan depresi. Overthinking dan Insecure itu hampir sama kalau menurut saya soalnya sama-sama saling berdampak atau memengaruhi mental diri kamu, kedua inilah yang membuat kamu merasa minder dan semangatnya semakin turun.

Masalah ini kamu bisa mengatasi supaya mengembalikan rasa kepercayaan diri serta menjadi pribadi yang baik, caranya adalah menyadari bahwa kebiasaan terlalu banyak berpikir buruk itu adalah pikiran yang salah sehingga menjadi timbul kurang kepercayaan diri. Maka itulah kamu harus jauh-jauh perasaan negatif dan alihkan perasaan atau pikiran yang positif seperti menjalankan me-time atau refreshing.

Solusi selanjutnya adalah cintailah diri sendiri, ini sangat penting sekali untuk diri kamu karena dirimu juga sama-sama butuh cinta seperti mencintai dengan seseorang yang kamu cintai. Ucapkan rasa syukur kepada diri kamu bahwa kamu masih punya kesempatan hidup di dunia ini dan gak ada kata terlambat untuk mencari hal-hal baru positif supaya mengalihkan pikiran dari rasa overthinking dan rasa insecure. Untuk yang merasa insecure, kamu harus yakin dan berani mencoba hal-hal baru yang sesuai kamu sukai dan tidak ada larangannya juga kok karena itu tergantung hak kamu sendiri juga, jadinya bebas ingin melakukan apa saja yang kamu mau.

Saya sendiri juga suka minderan dan takut mencoba hal-hal baru pada awalnya, tetapi lama-lama menjadi terbiasa dengan hobi barunya sehingga semakin lama jadi semakin ketagihan menjalani hobi baru yang positif.

Well tips-tips ini saya tuliskan berdasarkan pengalaman sendiri yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Intinya kamu harus bersyukur dengan apa yang kamu punya dan harus berani percaya diri baik di depanmu sendiri maupun di depan orang lain. Mulai sekarang fokusin aja dulu di masa sekarang ini dan buat rencana perjalanan hidup dan karir matang yang kamu buat agar hidupnya semakin terarah dan menjadi baik di masa depan nanti.

By Alya Putri

Seorang mahasiswa yang menyukai dunia kepenulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *