Review, Webinar

Belajar Bahasa Belanda di Akademi Praha

Belajar Bahasa Belanda di Akademi Praha

Selama di masa pandemi kita tetap harus produktif dan menjaga kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah, sejak satu tahun dilanda Virus Covid kehidupan mulai berubah dimana kita harus berdampingan bersama para virus dan berusaha untuk menghindar dari kawanan virus. Meskipun kita masih berada di rumah saja pekerjaan tetaplah pekerjaan yang harus dilakukan dan harus pintar aktif melakukan hal positif.

Tetaplah produktif meskipun di rumah saja.

Untuk para kamu yang merasa menganggur dan nggak ngapa-ngapain di rumah selain tidur atau bermain sosmed, yuk mulai produktif dan cobalah hal-hal hobi baru yang bisa kamu lakukan selama di rumah. Saat ini banyak sekali orang-orang yang memulai kegiatan baru seperti mencoba berbisnis, menekuni hobi, sampai belajar hal baru. Bahkan banyak sekali webinar dan kursus online yang memberikan topik tema yang menarik dan kursus-kursus keterampilan skill yang menarik untuk bisa kamu ikuti, salah satunya mengikuti kurusus online bahasa asing.

Sampai saat ini saya masih bisa produktif dan bebas menekuni hal apa saja yang saya sukai seperti menulis dan mempelajari bahasa asing di rumah, sebenarnya saya sudah lama belajar bahasa asing dari dulu bahkan waktu masih kecil. Dulu hanya belajar bahasa inggris dan bahasa indonesia secara umum dan kini belajar beberapa bahasa asing selain bahasa inggris, seperti Jerman, Prancis, Arab, dan masih banyak lagi. Inilah beberapa bahasa asing selain bahasa Inggris yang pernah belajar dulu waktu di sekolah sampai sekarang.

1. Bahasa Arab

Saya sering banget belajar bahasa ini dari jaman SD sampai SMA karena saya sendiri bersekolah di sekolah islam swasta. Pelajaran ini memang jelas wajib bagi para siswa karena sebagai orang muslim juga mampu mengerti bahasa arab karena bahasa tersebut adalah yang paling utama di Al-quran, bahasa arab itu nggak hanya belajar lewat membaca Al-quran saja tetapi juga sama seperti belajar seperti biasa seperti mengenal huruf, kosakata, dan kalimat. Saya sendiri bahasa ini memang sulit karena kalimatnya berbeda dan belum lagi tulisannya yang beberapa ada tulisan arab gundul.

2. Bahasa Jerman

Saya mengenal bahasa ini waktu jaman SMA, kebetulan bahasa Jerman ini salah satu pelajaran wajib di sekolah saya. Pada saat itu saya baru mengenal beberapa tulisan bahasa yang sedikit susah dan mengucap saja masih berlepotan karena ini adalah pertama kalinya saya mengenal bahasa latin eropa seperti bahasa Jerman.

3. Bahasa Jepang

Sebelum jadi mahasiswa sastra Jepang saya sendiri sudah mengenal huruf-huruf Jepang waktu di SMA dulu, saat itu ada ekskul Japan club yang jumlahnya sangat sedikit cuman nggak pernah sama sekali dipelajari waktu lagi ekskul. Setelah lulus SMA dan memilih sastra Jepang barulah saya mengenal luas tentang dunia bahasa Jepang hingga simbol-simbol huruf kanji, ternyata rumit sekali kalau masalah huruf kanjinya karena tulisannya itu bikin ribet apalagi bacanya. Meskipun saya memutuskan untuk pindah jurusan pada tahun 2020 lalu, saya masih ingat huruf-huruf hiragana serta bisa membacanya sedangkana kalau katakana saya masih agak lupa. Biasanya di kampus saya bahasa Jepang itu nggak hanya untuk mahasiswa sastra Jepang saja, melainkan sebagai mata kuliah umum dari semester satu sampai semester dua.

4. Bahasa Korea

Anyway, saya udah pernah mengenal bahasa Korea sejak SMP gara-gara tertular virus Kpop, dulu mulai pernah nyatat di buku tulis waktu jaman SMP dan sampai SMA udah semakin suka Korea sampai bermimpi pingin kuliah jurusan Sastra Korea, cuman sayangnya gak lolos masuk PTN terus mau pingin kuliah di Universitas Nasional, Jakarta jurusan sastra Korea juga yang sayangnya biayanya mahal + jaraknya jauh. Gara-gara itu saya memutuskan mencoba belajar sendiri dan pernah berhenti gegara fokus kuliah dan lain-lain, dan sekarang saya balik lagi belajar bahasa Korea dimulai dari awal.

5. Bahasa Prancis

Saya juga pernah mencoba belajar bahasa Prancis waktu lagi sedang iseng-iseng nyari upgrade kemampuan baru. Ini kebetulan saya pelajari sekaligus juga belajar bahasa Belanda sehingga mempelajari 2 bahasa asing, sayangnya ini gak bertahan begitu lama karena bahasa Prancis juga agak sulit dibanding bahasa Belanda karena bukan tulisannya aja sih tetapi pengucapannya yang agak susah dibanding Belanda. Sehingga memutuskan untuk berhenti belajar lagi :(( karena kebanyakan saya justru fokus ke bahasa Belanda.

6. Bahasa Belanda

Baru-baru ini saya lagi fokus mendalami bahasa Belanda dan alhamdulillah udah bisa sedikit berbahasa Belanda meskipun secara otodidak. Sebenarnya saya hanya iseng-iseng sih belajar hal baru di rumah sekaligus pingin upgrade kemampuan baru lagi, itu karena saya sedang mencari beberapa bahasa asing yang belum pernah dipelajari oleh semua orang dan belum ada di sekolah, kampus, sampai beberapa tempat les. Bahasa Belanda ini adalah bahasa yang saya pilih untuk pelajari karena ini mirip seperti bahasa Jerman apalagi beberapa kosakata mirip dengan serapan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sehingga kelihatannya cukup mudah bagi saya. Dan saya sendiri juga suka dengan beberapa kebudayaan Belanda termasuk sejarah.

Well dari beberapa bahasa asing yang pernah saya pelajari ini sebagian besar di sekolah dan juga pas lagi kuliah, sedangkan sisanya otodidak. Kalau belajar secara otodidika sih gampang-gampang susah lah, susahnya itu adalah jika levelnya naik dan semakin susah dengan tata bahasanya. Saya sendiri belajar bahasa Belanda lewat aplikasi Duolingo yang kuisnya itu lumayan sedikit susah soalnya pake blingual bahasa Inggris sehingga saya jadi agak sulit kalau mau ngerjain soalnya, terus saya juga pingin nyari kursus online di internet supaya bisa intensif bersama tutornya. Awalnya susah juga sih nyari tempat kursus karena jarang banget ada kursus bahasa Belanda di internet, udah gitu biayanya mahal lagi. Akhirnya saya nggak sengaja deh ketemu iklan promosi kursus online di Instagram bernama Akademi Praha.

Akademi Praha

Akademi Praha sendiri merupakan kursus bahasa asing online terbaru yang menawarkan beberapa bahasa asing yang kamu minati, ada bahasa Inggris (terbagi beberapa kelompok yaitu basic, bussiness, dan academic writing), bahasa Perancis, bahasa Rusia, Mandarin, Jerman, Korea, Jepang, Belanda, dan Arab. Dari semua bahasa asing (kecuali bahasa Inggris) itu dari dasar semua alias dari A1 jadi kamu bisa nih ikut join les bahasa yang kamu minati selama 2 bulan. Untuk biayanya lumayan murah dan kebetulan lagi buka batch 2 nih sampai tanggal 5 Mei 2021 dengan harganya cukup Rp. 50.000 saja. Tetapi jika masa promo open batch 2 nya sudah tutup maka harganya menjadi seperti semula, sedangkan untuk fasilitas kursusnya sistem pembelajarannya lewat zoom dan bisa berdiskusi lewat WhatApp grup yang akan diajarkan oleh para mentor profesional, nantinya kamu bisa dapat ebook modul gratis serta mendapat e-sertifikat ketika kamu sudah selesai belajar selama 2 bulan. Untuk lihat info selengkapnya, kamu bisa klik instagram.com/akademipraha.

Pengalaman belajar bahasa Belanda di Akademi Praha

Saya mengikuti les kursus ini dari sejak bulan Maret yang lalu dan kebetulan saya pertama kalinya ikut kursus online di masa pandemi waktu lagi open batch 1 Akademi Praha. Total jumlah murid termasuk saya di kelas bahasa Belanda sekitar 18 member yang ikut, lumayan banyak sih cuman saya tetap bisa fokus belajar bahasa Belanda dan selama di zoom jumlah murid bareng tutornya agak sedikit dan gak terlalu rame lah, karena saya sendiri lebih suka ikut les bareng sedikit beberapa murid dibanding jumlahnya yang banyak. Kelas ini sendiri dibimbing oleh kakak tutor bernama Annisa Izzatul atau yang biasa dipanggil kak Icha, suasana kelasnya cukup tenang dan juga lumayan receh di kelasnya. Di kelas ini ada beberapa materi yang akan dipelajari saat belajar bahasa Belanda berlangsung, mulai dari pengenalan huruf, kosakata, dan tata kalimat. Dan sisanya selalu diberikan tugas dan akan diasakan ujian akhir di pertemuan terakhir.

Oh iya, kalau mau melihat gambaran tentang bahasa Belanda nya saya akan tulis di blog terpisah sekaligus iseng-iseng lah mau ngenalin bahasa Belanda buat kamu yang ingin kepo lihatnya.

Suasana kelas
Suasana kelas

Itulah dari pengalaman saya ketika ikut kursus online bahasa Belanda di Akademi Praha, bagi yang mau ikut kursus bahasa asing bisa daftar di link Instagram akademipraha. Buran daftar sebelum tanggal 5 Mei.

Kalau kamu jago bahasa asing apa saja nih? boleh diceritakan pengalamannya di kolom komentar.

By Alya Putri

Seorang mahasiswa yang menyukai dunia kepenulisan

19 comments

  1. Wah hebat banget punya sederet bahasa asing yang dikuasai dengan tingkat advance?”. Semoga bisa dimanfaatkan karena bahasa itu sangat pentign untuk dipraktekkan.

  2. wah menarik sekali ini, bisa menambah ilmu perbahasaan dengan hargga yang ekonomis, bisa online lagi, jadi gak perlu kemana-mana. Bagaimana kemampuan berbahasa Belandamu sekarang ?

  3. Wah keren nih belajar di akademi Praha, ada diskon lagi. Kebetulan putra tetangga lagi pengen belajar bahasa Jerman boleh dong aku rekomendasikan ke beliau agar putranya bisa ikutan belajar disini

  4. wah hebat banget

    ditambah bahasa Inggris, bahasa daerah dan bahasa Indonesia , jadi mampu 9 bahasa ya?

    Nggak belibet mbak Al?

    bahasa sunda dan bahasa Jawapun saya sering belibet ^^

  5. Aku kagun sama orang-orang yang belajar bahasa secara otodidak. Aku belum pernah dan ngebayanginnya kayak susah dan ngga terstruktur gutu maksudnya aku ngga ngerti kalo bikin struktur belajar bahasa sendiri hehe.

    Wah baru denger soal Akademik Praha ini. Namanya menarik apakah pemiliknya punya kenangan dengan Praha? Hihi

  6. Sebelum fokus sama artikelnya, saya langsung gagal fokus sama tampilannya yang baru. Sudah pindah ke TLD ya. Selamat ya. Semoga terus update dengan artikel-artikel tentang bahasa.

  7. Kamu keren banget mbak, belajar banyak bahasa asing. Kalau bahasa asing aku cuma bisa Inggris aja. Waktu itu sempet juga belajar bahasa korea tapi putus di tengah jalan karena kesibukan.

  8. Waktu kuliah daku sempat ikutan kursus bahasa Mandarin, cuma ya banyak yang lupa sekarang hihi, ingin juga diperdalam lagi belajarnya.

  9. Banyak sekali Mbak bahasa yang telah di pelajari, saya cuma pernah belajar bahasa Arab itupun karena saya sekolah berbasis agama dan tentunya juga bahasa Inggris.

  10. aku penasaran kenapa namanya akademipraha ya? kupikir ini tadi sekolah di Praha. hihi. kalau aku belum ada sih tertarik buat serius belajar bahasa asing selain bahasa inggris. Paling ya kalau nonton drakor atau film India gitu tahu beberapa katanya aja

  11. Mb Al suka banget belajar bahasa, ya mb?
    Kalau saya kursus bahasa online itu koq susah pahamnya, hehe.
    Mungkin krn saya generasi X kali yaa, jf susah nyambung.

    Btw, menghabiskan waktu luang dg aktivitas positif memang oke, di masa pandemi kek gini. Yg suka komunikasi, belajar bahasa kek gini boleh juga, koq.

    Sukses terus ya mbak.

  12. Bhs Jepang sm Jerman pernah belajar wkt SMA tp udh banyak yg lupa kosakatanya haha.. kalo bhs korea jd bisa sendiri krn nonton drakor. Entah knp, aku ga tertarik belajar bhs Belanda hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *