Opinion & Journal

Kegagalan terhadap sebuah rencana

Kegagalan terhadap sebuah rencana

Membuat suatu perencanaan memang penting sekali untuk kamu supaya rencananya bisa terorganisir dan lancar selalu. Ini sangat berlaku untuk kehidupan kita sehari-hari jika mau membuat to do list harian untuk mencatat agenda kegiatan, tugas, sampai target pencapaian agar misinya sukses. Saya pun juga pernah membuat to do list harian jika ada kegiatan penting seperti tugas, webinar, dan waktu deadline mengerjakan tugas. Namun, saya sendiri juga nggak perlu bikin agenda ini karena tergantung sih kalau misalnya ada tugas penting yang harus dikerjakan, biasanya saya bakal ingat dengan tugas-tugas kuliah yang harus dikerjakan di hari-hari yang tertentu.

Tetapi sama saja sih kalau misalnya kita udah buat rencana to do list, ternyata gagal juga karena ada halangan dan masalah teknis yang membuat proses rencana kita jadi terhambat. Baik di kondisi situasi atau di diri kita sendiri inilah yang bisa tentuin apakah rencananya akan berhasil atau tidak? berbagi macam faktor-faktor masalah yang menghambat rencanamu sehingga berunjung kegagalan.

Yang pertama karena butuh proses, membutuhkan proses perencanaan itu tergantung sih seberapa panjang atau pendek untuk bisa mendarat ke misi yang berhasil. Setiap orang butuh proses yang matang dan selalu berhati-hati jika ingin menjalani sesuai rencana yang sudah dibuat. Kedua, merasa pesimis. Faktor ini biasanya dirasakan oleh seseorang yang masih belum siap dan overthinking dengan rencana yang ia buat sendiri, saya juga pernah merasakan faktor ini karena saya berpikir “apakah rencana saya ini berhasil apa tidak ya?” atau “saya bisa nggak ya?”. Masalah ini bahkan membuat seseorang cenderung merasa pesimis padahal belum sama sekali melakukan sebuah rencana baru misalnya, hal inilah yang membuat gagal terhadap sebuah perencanaan.

Yang terakhir adalah terhambat, ini saya juga sering mengalami hambatan dengan rencana yang sudah saya buat. Misalnya saya fikss rencana di hari itu tiba-tiba jadi tertunda akibat ada acara keluarga atau bepergian ke luar rumah, bahkan rencana saya pun jadi semakin nganggur akibat belum tentuin hari yang pasti sehingga jadi gagal. Kalau mau nentuin hari untuk menjalani proses rencana itu susah gampang, itu karena tergantung harus lihat situasi besok atau hari seterusnya.

Mungkin segitu saja dari tiga faktor gagalnya terhadap perencanaan yang sudah dibuat, faktor ini berdasarkan dari pengalaman kita termasuk saya sendiri yang kadang suka gagal rencana. Butuh keputusan yang tepat untuk membuat rencana yang teratur dan tepat di hari H nanti.

By Alya Putri

Seorang mahasiswa yang menyukai dunia kepenulisan

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *