Opinion & Journal

Quarter life crisis di masa kedewasaan

Quarter life crisis di masa kedewasaan

Membahas tentang quarter life crisis ini sering sekali dialami kamu ketika dirinya merasa tertinggal dengan teman-teman yang lain. Pernah gak sih kamu merasa galau mikirn karir atau diri sendiri di masa depan nanti? menuju usia dewasa ini kamu suka mikirin tentang dirimu dan pekerjaan di masa depan nanti, kamu merasa masih tertinggal jauh dari teman-temanmu yang kini sudah semakin punya kemampuan yang ia miliki dan lebih merasa bahagia.

Perasaan ini kamu juga rasakan ketika iseng-iseng stalk ig teman-teman di sosmed, jika lihat konten teman-temannya. “Kok mereka seperti terlihat bahagia dan bebas ya disana sedangkan saya tidak”, “Sekarang udah pada pintar berbisnis ya, dan udah punya skill keren-keren.” jangakan iri lihat dengan kesuksesan mereka, bahkan mereka kerap selalu bermain dengan teman-teman yang lain yang seolah-olah dirinya bebas dari aturan orangtua. Tapi kamu sadar bahwa rasa irinya tuh mulai terasa dan merasa sedikit minder jika dibanding-bandingkan dengan mereka, sedangkan dirimu masih tertinggal jauh dan kamu masih berada di level bawah saja. Hal inilah yang membuatmu merasa cemas dan stress karena terlalu memikirkan di masa depan.

Kamu pasti pernah mengalami quarter life crisis di kehidupan sehari-hari, termasuk menjelang usia 20 tahun. Di umur ini kamu sudah mulai dewasa dan sudah mengenal yang rasanya perubahan mental, seperti kamu merasa lagi stress dan cemas karena sesuatu yang membuatmu takut di dirimu sendiri. Kamu merasa iri dengan teman-temanmu ketika mereka sudah sukses dan punya pekerjaan serta membangun keluarga sendiri, kamu iri dengan mereka ketika sudah fresh graduate sedangkan kamu masih kuliah akibat ngulang matkul atau skripsinya masih belum kelar. Di antara masalah ini saya ungkapkan berdasarkan yang suka dialami oleh saya ketika merasa down dan cemas, bahkan ada juga yang sampai mengalami depresi karena terlalu banyak pikiran dan merasa tidak percaya diri terus menerus.

Sebenarnya kamu bisa memperbaiki masalah ini mulai dari sekarang, saat ini banyak sekali kegiatan-kegiatan baru positif yang bisa kamu lakukan sebagai me time. Kamu harus gali tentang dirimu sendiri dan berkata

“apa tujuan saya hidup disini?”

“Apa cita-cita saya nanti?”

“Saya harus berjuang mulai sekarang!”

“Saya ingin menunjukkan bahwa saya bakal jadi sukses dan berguna di masa depan nanti.”

Kamu pun juga jangan fokus mencampuri urusan orang lain atau menonton kesuksesan mereka di sosmed, kamu harus bisa sukses seperti mereka dengan cara melakukan kegiatan yang menarik dan membuat kamu tertarik ingin mencobanya seperti belajar main musik, berbisnis, dan masih banyak lagi skill-skill yang patut kamu coba. Yuk mulai sekarang kamu gali tentang dirimu sendiri dengan cara mencari bakat baru dan tetap berusaha untuk kerja keras agar bisa keluar dari jeratan zona nyaman.

Stay strong and keep fighting!

By Alya Putri

Seorang mahasiswa yang menyukai dunia kepenulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *